Senin, 26 November 2012

Kuatkanlah kami Yaa Rabb...

Sekarang tinggalah kami berempat, smg Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayah, kekuatan dan kesabaran kpd kami. Aamiin... YRA

Minggu, 15 April 2012

UAS

Hari ini adalah hari pertama anak2 SDIT mengikuti UAS, dan tinggal satu ujian lagi setelah ini yaitu UN. Mulai dari awal april ujian demi ujian telah mereka lewati, ujian semester 2 pun sudah rampung dilaksanakan. Kasian memang melihat mereka dan saking banyaknya ujian saya melihat mereka "anak2 SDIT juga mungkin anak2 SD ditempat lainnya" sudah mulai bosan, sehingga saya melihat jadi kurang bermakna. Tapi ujian apapun itu namanya, saya juga kami para guru hanya bisa berdoa semoga anak2 SDIT Ulil Albab juga anak2 SD yang liannya, yang sama2 sedang menghadapi ujian SEMOGA KALIAN SUKSES, dan ingatlah ujian ini tidak ada apa2nya di banding UJIAN yang akan kalian hadapi di masa2 yang akan datang, yang senantiasa akan mengiringi kalian yaitu : UJIAN KEHIDUPAN yang sudah ALLAH  SWT gariskan untuk kita semua. Tetap SEMANGAT!!!

Sabtu, 14 April 2012

Sabtu, 27 Desember 2008

BERSYUKUR, BERSYUKUR DAN TERUS BERSYUKUR…

Alhamdulillah, mungkin kata-kata itu yang harus selalu ada dalam kamus hidup saya atau juga ibu-ibu yang lainnya. Ya kita memang dianjurkan untuk selalu bersyukur seperti yang Allah SWT firmankan dalam surat Ibrahim ayat 7: ”Sesungguhnya jika kamu bersyukur niscaya aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-nikmatKU, maka pasti azabKU sangat pedih”.

Sebenarnya apa saja yang kita syukuri itu?

1. Bersyukur karena Allah SWT menganugrahkan kita seorang suami. Tidak sedikit lho saat ini orang-orang yang belum menikah. Padahal kita awalnya tidak tahu apa bisa kita menjadi seorang istri yang SHOLEHAH? Tapi Allah terus memberikan bimbingan kepada kita sehingga kita bersama suami bisa membangun yang namanya ”Rumah Tangga”. Umar bin Khattab r.a. mengatakan : ”Tidak ada pemberian Allah yang paling berharga setelah Iman, melainkan seorang isrti yang Sholehah”.

2. Bersyukur karena Allah SWT telah memilih kita untuk menjadi ibu. Ibu dari anak-anak yang kita lahirkan. Bayangkan… sedemikian lama kita sekolah, mulai SD, SMP, SMA bahkan sampai Perguruan Tinggi. Tak satupun mata pelajaran yang mengajarkan bagaimana “Menjadi Ibu?” Subhanallah… Allah Yang Maha Kuasa telah mengajarkannya kepada kita. Tapi ingat: “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan-perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai dari pada ALLAH dan RASUL nya serta BERJIHAD dijalan-NYA. Maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-NYA, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.” (At-Taubah: 24)

3. Bersyukur karena Allah telah memberikan kepada kita tempat tinggal yang layak (layak tidak mesti rumah sendiri lho, kontakan juga layak he..he). Kita sudah sama-sama tahu, banyak saudara-saudara kita yang tuna wisma. Hidup tak pasti, pindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Rumah tidak harus besar, karena pasti capek ngurusnya, he..he. Ada sedikit pengalaman saya tentang rumah ini, suatu hari saya melewati didaerah baloi lagi nyari kantornya kawan saya, saat itu saya melihat rumah bueesaaar buanget, sampai-sampai terucap dari mulut saya ” Pak (saya pergi dengan beberapa bapak guru) kali kalau punya rumah sebesar ini, jadi takut mati?” Soalnya yang bayangkan ”kuburan” itu kecil lho, jadi pasti sayang meninggalkan rumah segede itu. Iihh..
Kesimpulannya: ”RUMAH adalah istana dan surga yang akan mendatangkan ketentraman dan ketenangan. Maka itu harus dibangun dengan suasana surgawi. Ia indah bukan karena bentuk fisiknya, bukan juga karena besarnya, tetapi ia menjadi indah dan teduh karena ALLAH dan malaikat-malaikat-NYA ikut menjaganya”.
Ayo.. siapa yang ingin memiliki seperti RUMAH tersebut, berlombalah!!!

Masih banyak lagi nikmat ALLAH yang harus kita syukuri, sehingga andaikan air laut kita gunakan sebagai tinta untuk menuliskan nikmat ALLAH, maka itu tidak akan pernah cukup. Jadi kuncinya adalah: BERSYUKUR, BERSYUKUR dan BERSYUKUR. Karena ALLAH Maha Tahu yang terbaik untuk hambanya. Apapun yang terjadi pada kita itu adalah pilihan yang terbaik. Jadi SYUKURI!!!

Kamis, 18 Desember 2008

A never ending story…
Alhamdulillah jam 06.55 wib, saya sudah sampai disekolah (maklum kasek kan harus ngasih contoh yang baik, cie..). Baru sampai ditangga hp saya berdering. Alhamdulillah ada kabar gembira istri Ustd. Syahrawi sdh melahirkan. Barakallah… ustadz semoga menjadi anak yang shaleh, amiin.
Anak-anak masih ujian semesteran & guru-guru mulai disibukan oleh memeriksa soal. Jadilah keadaan agak sepi karena masing-masing sibuk dengan urusannya.
Tidak banyak yang bisa saya kerjakan pagi itu karena saya masih memikirkan strategi supaya acara seminar kami di hari ahad ramai pengunjung. Saya mulai mencari informasi mengapa ortu muridpun kurang merespon? Oh.. rupanya ada beberapa yang punya acara akhir tahun di kantor suami, ada juga yang anaknya akan ikut lomba, dan yang parah ada yang tidak dapat informasi, yang terakhir ini “sungguh terlalu”. Brosur sudah dibagikan (lewat anak2), dipasang iklan dikoran bahkan disiarkan di radio. Aduh... kemana aja toh bu-bu?
Yah... pembaca yang budiman tolong doakan ya supaya acara kita sukses, amiin. Yang pasti kami tetap semangat. Oh ya acara yang akan kami gelar itu, Seminar & Talk shaw parenting skill. Dengan tema: Menjadi Orang Tua Yang Efektif Dalam Mendidik Anak. Padahal kalau baca temanya antum semua pasti tertarikan?
Jam sudah menunjukan pukul 10.30 wib. Anak-anak mulai bersiap untuk pulang. Tiba-tiba mereka berhamburan kebawah, rupanya taxinya om hasan mundur dan nyenggol mobilnya papa nabila. Innalillaahi... Saat itu saya hanya bisa melihat dari kantor saja sambil berdo’a semoga Allah SWT memberikan kesabaran kepada keduanya. Setelah sedikit bersitegang Alhamdulillah akhirnya dapat kata sepakat bahwa om hasan akan mengganti biaya bengkel (sabar ya om lain kali lebih hati2 lagi) dan papa nabila tidak jadi menahan sim om hasan. Semoga semua bisa mengambil hikmahnya. Tidak ada yang terjadi kebetulan dihadapan ALLAH. Allah SWT sudah membuat ketentuannya.
Ada sedikit lega di dada saya (bayangkan pembaca kalau itu terjadi ditempat amtum, nach begitulah perasaan saya). Tapi tidak berapa lama dari, itu bu Tita wali kelas 2 mengadu bahwa beliau kehilangan hp. Saya segera mengumumkan kepada anak-anak yang hanya tinggal separo lagi. Saya mulai agak sedikit kesal karena beberapa waktu kebelakang ada kejadian ”kehilangan” disekolah kami dan saya tidak berhasil mengungkapkan siapa pelakunya?? Saat ini tahun ketujuh lho saya menjabat sebagai kasek dan baru tahun inilah kejadian kehilangan kerap terjadi. Yang paling sering adalah hilangnya sepatu anak-anak dan hanya sebelah lagi...
”Selalu ada masalah untuk dipecahkan.... A never ending story...”

Ya Allah...
Tunjukanlah kepada kami bahwa yang benar itu benar
Dan berilah kesanggupan kepada kami untuk melaksanakannya
Dan tunjukanlah kepada kami bahwa yang salah itu salah
Dan berilah kekuatan kepada kami untuk meninggalkannya
Ya Allah Engkau Maha Mengetahui bahwa kami mahkluk yang lemah
Maka bantulah kami yang Allah..
Tunjukilah kami..
Limpahkanlah kekuatan & kesabaran kepada kami
Amiin.................

Rabu, 17 Desember 2008

bismillah...

Tidak banyak yang ingin saya sampaikan pada kesempatan pertama ini. Yang pasti ada sedikit cerita yang menarik bagi saya tadi siang. saya numpang jemputan anak2 kearah batam ctr (saat itu saya akan jemput suami di RSBK, jadi numpang biar irit, he..he). Ternyata cerita mereka sepulang sekolah tidak lepas dari makanan & minuman. Terlintas dalam benak saya betapa perihnya perut mereka & terbayang sesampainya dirumah yang pertama mereka kunjungi pasti ruang makan. Saat itu saya hanya bisa berdo'a semoga para bundanya menyambut mereka dengan senyuman dan tentunya makanan yang telah siap untuk dimakan. semoga... amiin