Kamis, 18 Desember 2008

A never ending story…
Alhamdulillah jam 06.55 wib, saya sudah sampai disekolah (maklum kasek kan harus ngasih contoh yang baik, cie..). Baru sampai ditangga hp saya berdering. Alhamdulillah ada kabar gembira istri Ustd. Syahrawi sdh melahirkan. Barakallah… ustadz semoga menjadi anak yang shaleh, amiin.
Anak-anak masih ujian semesteran & guru-guru mulai disibukan oleh memeriksa soal. Jadilah keadaan agak sepi karena masing-masing sibuk dengan urusannya.
Tidak banyak yang bisa saya kerjakan pagi itu karena saya masih memikirkan strategi supaya acara seminar kami di hari ahad ramai pengunjung. Saya mulai mencari informasi mengapa ortu muridpun kurang merespon? Oh.. rupanya ada beberapa yang punya acara akhir tahun di kantor suami, ada juga yang anaknya akan ikut lomba, dan yang parah ada yang tidak dapat informasi, yang terakhir ini “sungguh terlalu”. Brosur sudah dibagikan (lewat anak2), dipasang iklan dikoran bahkan disiarkan di radio. Aduh... kemana aja toh bu-bu?
Yah... pembaca yang budiman tolong doakan ya supaya acara kita sukses, amiin. Yang pasti kami tetap semangat. Oh ya acara yang akan kami gelar itu, Seminar & Talk shaw parenting skill. Dengan tema: Menjadi Orang Tua Yang Efektif Dalam Mendidik Anak. Padahal kalau baca temanya antum semua pasti tertarikan?
Jam sudah menunjukan pukul 10.30 wib. Anak-anak mulai bersiap untuk pulang. Tiba-tiba mereka berhamburan kebawah, rupanya taxinya om hasan mundur dan nyenggol mobilnya papa nabila. Innalillaahi... Saat itu saya hanya bisa melihat dari kantor saja sambil berdo’a semoga Allah SWT memberikan kesabaran kepada keduanya. Setelah sedikit bersitegang Alhamdulillah akhirnya dapat kata sepakat bahwa om hasan akan mengganti biaya bengkel (sabar ya om lain kali lebih hati2 lagi) dan papa nabila tidak jadi menahan sim om hasan. Semoga semua bisa mengambil hikmahnya. Tidak ada yang terjadi kebetulan dihadapan ALLAH. Allah SWT sudah membuat ketentuannya.
Ada sedikit lega di dada saya (bayangkan pembaca kalau itu terjadi ditempat amtum, nach begitulah perasaan saya). Tapi tidak berapa lama dari, itu bu Tita wali kelas 2 mengadu bahwa beliau kehilangan hp. Saya segera mengumumkan kepada anak-anak yang hanya tinggal separo lagi. Saya mulai agak sedikit kesal karena beberapa waktu kebelakang ada kejadian ”kehilangan” disekolah kami dan saya tidak berhasil mengungkapkan siapa pelakunya?? Saat ini tahun ketujuh lho saya menjabat sebagai kasek dan baru tahun inilah kejadian kehilangan kerap terjadi. Yang paling sering adalah hilangnya sepatu anak-anak dan hanya sebelah lagi...
”Selalu ada masalah untuk dipecahkan.... A never ending story...”

Ya Allah...
Tunjukanlah kepada kami bahwa yang benar itu benar
Dan berilah kesanggupan kepada kami untuk melaksanakannya
Dan tunjukanlah kepada kami bahwa yang salah itu salah
Dan berilah kekuatan kepada kami untuk meninggalkannya
Ya Allah Engkau Maha Mengetahui bahwa kami mahkluk yang lemah
Maka bantulah kami yang Allah..
Tunjukilah kami..
Limpahkanlah kekuatan & kesabaran kepada kami
Amiin.................

1 komentar:

  1. Congratulation umi....akhirnya punya blog juga,tetap semangat nulis ya bu....

    BalasHapus