Sabtu, 27 Desember 2008

BERSYUKUR, BERSYUKUR DAN TERUS BERSYUKUR…

Alhamdulillah, mungkin kata-kata itu yang harus selalu ada dalam kamus hidup saya atau juga ibu-ibu yang lainnya. Ya kita memang dianjurkan untuk selalu bersyukur seperti yang Allah SWT firmankan dalam surat Ibrahim ayat 7: ”Sesungguhnya jika kamu bersyukur niscaya aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-nikmatKU, maka pasti azabKU sangat pedih”.

Sebenarnya apa saja yang kita syukuri itu?

1. Bersyukur karena Allah SWT menganugrahkan kita seorang suami. Tidak sedikit lho saat ini orang-orang yang belum menikah. Padahal kita awalnya tidak tahu apa bisa kita menjadi seorang istri yang SHOLEHAH? Tapi Allah terus memberikan bimbingan kepada kita sehingga kita bersama suami bisa membangun yang namanya ”Rumah Tangga”. Umar bin Khattab r.a. mengatakan : ”Tidak ada pemberian Allah yang paling berharga setelah Iman, melainkan seorang isrti yang Sholehah”.

2. Bersyukur karena Allah SWT telah memilih kita untuk menjadi ibu. Ibu dari anak-anak yang kita lahirkan. Bayangkan… sedemikian lama kita sekolah, mulai SD, SMP, SMA bahkan sampai Perguruan Tinggi. Tak satupun mata pelajaran yang mengajarkan bagaimana “Menjadi Ibu?” Subhanallah… Allah Yang Maha Kuasa telah mengajarkannya kepada kita. Tapi ingat: “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan-perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai dari pada ALLAH dan RASUL nya serta BERJIHAD dijalan-NYA. Maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-NYA, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.” (At-Taubah: 24)

3. Bersyukur karena Allah telah memberikan kepada kita tempat tinggal yang layak (layak tidak mesti rumah sendiri lho, kontakan juga layak he..he). Kita sudah sama-sama tahu, banyak saudara-saudara kita yang tuna wisma. Hidup tak pasti, pindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Rumah tidak harus besar, karena pasti capek ngurusnya, he..he. Ada sedikit pengalaman saya tentang rumah ini, suatu hari saya melewati didaerah baloi lagi nyari kantornya kawan saya, saat itu saya melihat rumah bueesaaar buanget, sampai-sampai terucap dari mulut saya ” Pak (saya pergi dengan beberapa bapak guru) kali kalau punya rumah sebesar ini, jadi takut mati?” Soalnya yang bayangkan ”kuburan” itu kecil lho, jadi pasti sayang meninggalkan rumah segede itu. Iihh..
Kesimpulannya: ”RUMAH adalah istana dan surga yang akan mendatangkan ketentraman dan ketenangan. Maka itu harus dibangun dengan suasana surgawi. Ia indah bukan karena bentuk fisiknya, bukan juga karena besarnya, tetapi ia menjadi indah dan teduh karena ALLAH dan malaikat-malaikat-NYA ikut menjaganya”.
Ayo.. siapa yang ingin memiliki seperti RUMAH tersebut, berlombalah!!!

Masih banyak lagi nikmat ALLAH yang harus kita syukuri, sehingga andaikan air laut kita gunakan sebagai tinta untuk menuliskan nikmat ALLAH, maka itu tidak akan pernah cukup. Jadi kuncinya adalah: BERSYUKUR, BERSYUKUR dan BERSYUKUR. Karena ALLAH Maha Tahu yang terbaik untuk hambanya. Apapun yang terjadi pada kita itu adalah pilihan yang terbaik. Jadi SYUKURI!!!

1 komentar: